Dalam masyarakat
kafir banyak slogan-slogan kebebasan didengungkan. Dalam masyarakat komunis
negaralah yang paling banyak melakukan kebebasan ini sekehendaknya. Sedangkan dalam
sistem demokrasi, selalu diagungkan kebebasan rakyat dan negara. Manusa menginginkan
lebih banyak kebebasan dalam ekonomi, politik
perilaku, perbuatan dan jiwa. Sehingga mereka menginginkan kehidupan
binatang dijadikan sebagai tujuan tertinggi mereka. Akibatnya mereka tidak
berpakaian seabgaimana binatang dan saling bersetubuh seperti binatang kawin
dengan betinanya. Aspirasi dan cita-citanya seratus persen bersifat
kebinatangan.
... biarkan gumamku berbicara tentang sebuah asa dan berlalu menjadi sebuah karya...
"Islamic Quotes"
Senin, Mei 09, 2011
Paku Prilaku
Pernah ada seorang anak laki-laki dengan perilaku buruk. Dia kerap
berbuat jahat. Perbuatannya yang tidak menyenangkan jelas meresahkan
masyarakat di kampungnya. Namun ayahnya yang bijak, tak pernah
melarangnya. Ayahnya malah memberinya sekantung paku. “Silahkan kamu
berbuat sesuka hatimu. Namun setiap kali kamu menyakiti hati orang lain,
tancapkanlah sebuah paku di pagar rumah kita,” ujar ayahnya.
Anak
laki-laki itupun menjalani perintah ayahnya. Setiap kali dia kehilangan
kesabarannya dan berselisih paham dengan orang lain, diambilnya sepucuk
paku kemudian ditancapkannya di pagar rumah. Begitu seterusnya.
^Ini tentang Gosip^
Semoga kisah berikut bisa mengingatkan kita tentang bahaya lidah. Selalu berkata yang baik atau diam!
Seorang wanita meneruskan sedikit gosip yang ia dengar tentang tetangganya. Hanya dalam beberapa hari seluruh kampung telah mengetahui cerita itu. Orang yang digosipkan merasa tersinggung dan sakit hati. Di kemudian hari, wanita yang memulai gosip itu menyadari bahwa gosip itu ternyata sama sekali tidak benar. Ia merasa menyesal lalu mendatangi seorang bijak. Ia bertanya kepadanya cara memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya.
Seorang wanita meneruskan sedikit gosip yang ia dengar tentang tetangganya. Hanya dalam beberapa hari seluruh kampung telah mengetahui cerita itu. Orang yang digosipkan merasa tersinggung dan sakit hati. Di kemudian hari, wanita yang memulai gosip itu menyadari bahwa gosip itu ternyata sama sekali tidak benar. Ia merasa menyesal lalu mendatangi seorang bijak. Ia bertanya kepadanya cara memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya.
^Pahlawan Kecil^
Pahlawan
kecil…
Hari ini sekolahku begitu penuh
sesak, maklum anak dari kelas I – VI berkumpul semua disini. Bukan karena mau
nyambut saya akan datang (hehee… ya biasa ketemu kali’), tapi karena mau
bersih-bersih sekolah. Persenjataan mereka sudah lengkap, dari kain lap, sapu
dan ember + baskom kecil. Ya, maklum
saja,,, bentar lagi kakak kelas mereka akan melaksanakan ujian pada hari selasa
nanti.
Setiap kelas sudah mendapat
tugas, ada yang membersihk
Minggu, Mei 08, 2011
^Sajak Dzuhur^
@Mujahidin..
mencoba menangkap makna. mengurai dan memilin asa yg berterbangan di udara.
dzuhur ini aku hanya butuh duduk sejenak di rumah-Nya
mengeja titik-titik cahaya
agar jiwa tunduk tawadhu menghamba..
Tuhan..
lenyapkan segala sekat
agar Engkau dan aku semakin dekat...
Pontianak, May 7th 2011
Jumat, Mei 06, 2011
Saya katakan kepadanya.
Subhanalloh! Yang telah
memberikan petunjuk-Nya kepada kita, yang telah melimpahkan CINTA-NYA
kepada kita, dan kita terkadang tidak menyadarinya sama sekali,
melainkan setelah kita menyadari di kemudian hari, ada yang SALAH
dengan pilihan saya, dan dia tidak mau termasuk golongan ORANG-ORANG
yang SALAH PILIH.
Ia kemudian mengembalikan URUSAN ini kepada-Nya.
Ia berserah kepada-Nya.
Ia ikhlaskan persoalan ini kepada-Nya.
Dia berdoa,
“Ya Alloh....
Aku bukanlah Jibril yang mengetahui masa depan
Bukan pula Mikail yang mengetahui apa yang akan diberikan oleh Tuhannya
Aku hanyalah manusia biasa
Manusia yang tidak mengetahui hal yang GHAIB
Manusia yang tidak mampu menguasai hati manusia
Manusia yang penglihatannya memiliki keterbatasan
Namun
Aku sadar
Aku memiliki Tuhan
Yang selalu Mendengarkan permohonanku
Yang setia menunggu kembalinya cinta sang hamba kepada-Nya
Yang tidak pernah berdusta
Yang tidak pernah memilihkan yang terburuk bagi hamba-hamba-Nya
Maka Aku sadar
Urusan ini mesti kembali kepada-Nya
Aku bertanya
Siapakah dia
Engkaulah yang lebih tahu jawabannya Ya Tuhanku
Engkaulah yang lebih tahu misteri dibalik yang Ghaib ini
Aku tidak sedang bermain-main dalam hal ini
Aku tidak sedang berjudi dalam hal ini
Aku juga tidak sedang berandai-andai dalam hal ini
Engkau lebih tahu Ya Tuhanku
Mana yang lebih pasti buatku
Karena jodoh adalah kepastian
Bukan permainan
Apalagi pengandaian
Maka
Inilah hamba-Mu
Memohon bimbingan-Mu
Mohon agar Engkau terlibat sedalam-dalamnya dalam urusan ini
Memberikan jalan kepada si Buta yang tak melihat cinta-Mu
Menunjuki jalan kepada si Tulis yang tak melihat cinta-Mu
menunjuki jalan kepada si Keras Hati yang tak kunjung mampu melihat betapa kuat cinta-Mu
Tuhanku
Tunjuki aku jodoh
Yang akan menguatkan cintaku kepada-Mu
Jika dia cantik biarkanlah kecantikannya hanya sebagai anugerah titipan-Mu
Jika dia kaya, biarkanlah kekayaannya hanya sebagai anugerah titipan-Mu
Jika keturunan bagus, biarkanlah juga bagian dari anugerah titipan-Mu
Karena yang abadi hanya Dien-nya...
Pilihkan untukku karena Dien-nya
Dan aku ridho ikhlas
Kecantikan, kekayaan, keturunan itu semua menjadi bagian titipan anugerah-Mu yang sewaktu-waktu dapat Engkau ambil kembali.
Namun biarkanlah Dien-nya, menyatu dengan Dien-ku.
Agar semakin kokoh cinta kami kepada-Mu
Agar semakin dalam penghambaan kami kepada-Mu
Agar taman cinta yang kami bangun karena-Mu
Tumbuh mekar subur di Taman Syurgawi-Mu kelak
Dan biarkanlah kami bersatu di bawah langit dan bumi keridhoan-Mu.
Sholawat dan salam untuk kekasih-Mu Muhammad Saw
Kumpulkan
kami juga bersama beliau dalam cinta karena-Mu di tempat yang tak ada
lagi kesedihan, tak ada duka, yang ada hanya tawa dan canda, abadi
selama-lamanya
Amin......
Pontianak, 6 Mei 2011 pukul 17.45
By ANdri Zulfikar
Selasa, Mei 03, 2011
Adab-adab Interaksi (Surah Al-Hujurat)
Surah Al-Hujurat berbicara tentang adab-adab interaksi, terutama interaksi dengan Nabi SAW. Dengan begitu, kita dapat memahami rangkaian tiga surat dan hubungan antara satu dengan lainnya, dimana Nabi SAW aalah fokus bahasannya.
Surat Muhammad menjelaskan bahwa mengikuti Nabi SAW adalah bukti diterimanya amal. Surat Al-Fath menjelaskan sifat-sifat orang-orang yang mendapatkan kemenangan, “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia…”. Sedangkan surah Al-Hujurat memberikan pesan, “Wahai orang yang akan mendapatkan kemenangan, hiasilah diri dengan adab-adab sosial, terutama adab kepada Nabi SAW.”
Seolah-olah beberapa sifat yang disebutkan di akhir surat Al-Fath, pengorbanan dan kesungguhan, serta keseimbangan antara ibadah dan keberhasilan dalam kehidupan, masih membutuhkan penyempurnaan. Adapun penyempurnaannya adalah sifat-sifat yang terkait dengan moral dan tata krama (adab) yang disebutkan daam surat Al-Hujurat.
Pertama: Adab terhadap syariat
Surah Al-Hujurat adalah surah cita rasa dan tatakrama dalam setiap kondisi. Adab pertama yang harus diperhatikan adalah adab terhadap syariat Allah swt, Yaitu ; “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS 49:1)
Ayat ini berkata kepada para sahabat, “Janganlah kalian tergesa-gesa meminta turunnya wahyu, beradablah terhadap syariat, terhadap Allah dan Rasul-Nya.”
Penerapan ayat ini dalam kehidupan kita adalah tunduk pada syariat Allah dan Sunnah Nabi-Nya, tanpa melakukan pelanggaran terhadap keduanya.
Umat Islam dan Besi (Keseimbangan)
Surah Al-Hadid membahas pilihan antara materi dan ruhani. Namun,
surat ini tidak mengatakan untuk memilih salah satu di antara keduanya,
tetapi seimbang antara keduanya.
Umat Islam dan BESI
Sebelum mengkaji ayat-ayat surah Al-Hadi, terdapat realitas yang menyedihkan, yaitu umat Islam yang membaca surat Al-Hadid dalam kitab suci, belum bisa mengolah dan memanfaatkan besi. Padahal besi dijadikan judul surah, tetapi dilupakan dan hilang dari kehidupan umat islam.
“… Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ….” (Qs Al-Hadid : 25)
Besi, menurut bahasa modern, merupakan lambang industri berat. Dan, penggunaan produk industri berat selaras dengan yang dijelaskan oleh ayat (ba’sun syadiidun), yakni industri militer, (wamanaa fi’ulinnasi), yakni industri teknologi dan pengembangan. Keduanya merupakan konsep dasar industri manusia dalam perang maupun damai. Lalu, dimanakah posisi umat dalam surah Al-Hadid???
Dimanakah posisi umat dalam perkembangan ilmu pengetahuan, industri dan teknologi??
Setelah melihat realita yang menyedihkan ini, mari kita pahami apa yang diinginkan oleh Allah swt dalam surah ini, sehingga kita dapat memahami keseimbangan dan keseluruhan (syumul) Islam. Kemudian kita bergerak bersama kafilah kemajuan dan peradaban….
Umat Islam dan BESI
Sebelum mengkaji ayat-ayat surah Al-Hadi, terdapat realitas yang menyedihkan, yaitu umat Islam yang membaca surat Al-Hadid dalam kitab suci, belum bisa mengolah dan memanfaatkan besi. Padahal besi dijadikan judul surah, tetapi dilupakan dan hilang dari kehidupan umat islam.
“… Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ….” (Qs Al-Hadid : 25)
Besi, menurut bahasa modern, merupakan lambang industri berat. Dan, penggunaan produk industri berat selaras dengan yang dijelaskan oleh ayat (ba’sun syadiidun), yakni industri militer, (wamanaa fi’ulinnasi), yakni industri teknologi dan pengembangan. Keduanya merupakan konsep dasar industri manusia dalam perang maupun damai. Lalu, dimanakah posisi umat dalam surah Al-Hadid???
Dimanakah posisi umat dalam perkembangan ilmu pengetahuan, industri dan teknologi??
Setelah melihat realita yang menyedihkan ini, mari kita pahami apa yang diinginkan oleh Allah swt dalam surah ini, sehingga kita dapat memahami keseimbangan dan keseluruhan (syumul) Islam. Kemudian kita bergerak bersama kafilah kemajuan dan peradaban….
^Mari duduk sejenak^
Teman…
Mari duduk disini.
Bersamaku…
Saat kaki-kaki sudah mulai penat untuk melangkah
Saat duri-duri bukan hanya melukai kaki tetapi juga hati kita..
Saat bahu sudah tak sanggup lagi untuk menambah beban
Dan saat tangan mulai jatuh terkulai…
Saat tubuh sudah mulai lelah berkepanjangan
Dan lisan mulai akan belajar mengeluh dan berkesah….
Maka duduklah sejenak
Disini…
Bersamaku…
Ambillah sahabat terdekatmu; Al-Qur’an
Bukalah lembaran-lembarannya hingga hampir ujung..
Hentikanlah di surah ini…
Surah yang akan kita tadaburi bersama
Ya… engkau benar temanku, surah yang kumaksud memang surah NUH.
Kisah salah seorang nabi Allah..
Mari duduk disini.
Bersamaku…
Saat kaki-kaki sudah mulai penat untuk melangkah
Saat duri-duri bukan hanya melukai kaki tetapi juga hati kita..
Saat bahu sudah tak sanggup lagi untuk menambah beban
Dan saat tangan mulai jatuh terkulai…
Saat tubuh sudah mulai lelah berkepanjangan
Dan lisan mulai akan belajar mengeluh dan berkesah….
Maka duduklah sejenak
Disini…
Bersamaku…
Ambillah sahabat terdekatmu; Al-Qur’an
Bukalah lembaran-lembarannya hingga hampir ujung..
Hentikanlah di surah ini…
Surah yang akan kita tadaburi bersama
Ya… engkau benar temanku, surah yang kumaksud memang surah NUH.
Kisah salah seorang nabi Allah..
Langganan:
Postingan (Atom)




