"Islamic Quotes"

Tampilkan postingan dengan label copy paste. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label copy paste. Tampilkan semua postingan

Senin, April 08, 2013

NEKAD SAJA


NEKAD SAJA

Islamedia - Agak sungkan sebetulnya menceritakan yang satu ini. Geli.
Malu tepatnya.
Tapi tak apalah, sebab biar sampai bersemu merah wajah karena menceritakannya,
saya berharap ada barakah yang Allah kirimkan lewat menuliskan kisah pendek ini.

Pakuan, gedung yang nyaris berusia 150 tahun itu ramai sekali. Pagi itu, berbagai komunitas sepeda membuat gelaran acara bersama. Tentu mereka tak kan rela bila sang ikon gowes-er se-Jabar, Ibu Gubernur tak turut ikut dalam acara tersebut.

Jangan kira setiap acara yang berlangsung disini akan berlangsung seadanya. Prinsip yang sering tuan rumah ulang di hadapan para tamu adalah
"Saya yang berkunjung ke daerah atau hadirin sekalian yang berkunjung ke rumah dinas ini adalah Silaturahim, yang akan memanjangkan usia dan menambah Rizki," begitu ia sering ulang.


Senin, Januari 21, 2013


Indonesia Negara Kafir?

Islamedia - Assalamualaikum. ustadz afwan saya mau bertanya perihal banyaknya link group fb yang menyatakan Indonesia negara kafir, pancasila dan UUD 1945 adalah kitab kafir, demokrasi dianggap agama, nasionalis dianggap berhala, tolong penjelasannya ustad. bagaimana pandangan islam terkait hal ini? saya bingung mengapa mereka sangat keras pemahamannya bahkan sesama muslim dikafirkan, saya gak suka dengan cara mereka. suka mengkafirkan, merendahkan manusia, merasa paling benar sendiri. Kalo ditanya mengapa hidup dan mencari penghasilan di negeri ini? jawabanya kurang lebih ini buminya Allah, bukan bumi Indonesia, jd bebas dimana saya berada, justru anda itu yang tidak berhukum dg hukum Allah keluar dari bumi Allah. (dari Ismail)

Jawaban:

Minggu, Januari 20, 2013


Kultwit ustadz @salimafillah tentang Natal






1. Natal ini, terkenang ujaran Allahu yarham KH Abdullah Wasi'an (kristolog Jogja -red); "Saudara-saudaraku Nashara terkasih, beda antara kita tidaklah banyak."

2. Wasi'an: "Kalian mengimani Musa, juga 'Isa. Kamipun sama. Tambahkanlah satu nama; Muhammad. Maka sungguh kita tiada beda."

3. Wasi'an: "Kalian imani Taurat, Zabur, & Injil. Kamipun demikian. Tambahkan Al Quran, maka sungguh kita satu tak terpisahkan."

4. Sungguh adanya kerahiban jadikan kalian lembut hati & dekat pada kami; sementara Yahudi & musyrik musuh terkeras kita. (QS 5: 82).

5. Tapi mungkin memang sudah tabiat 'aqidah, satu sama lain tak rela jika kita tak serupa dalam agama secara sepenuhnya. (QS 2: 120). 

Menjaga, Menata, lalu Bercahaya | Elegi Cinta Salman Al-Farisi





Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan  menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.

Tapi bagaimanapun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat kelahirannya. Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.

”Subhanallaah.. wal hamdulillaah..”, girang Abud Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.


Nazhar, Bukan Sekedar Ta’aruf



 itu minyak atar

    Meskipun masih tersimpan

    Dalam kuntum yang akan mekar

    -Iqbal, Javid Namah-


“Seandainya kami bisa membelikan janggut untuk Qais dengan harta kami”, kata orang-orang Anshar, “Niscaya akan kami lakukan.” Semua sifat dan jiwa kepemimpinan memang ada pada pemuda ini. Nasabnya juga terkemuka lagi mulia. Kecuali, ya itu tadi. Janggut. Salah satu simbol kejantanan dalam kaumnya yang sayangnya tak dimilikinya. Wajahnya licin dan bersih.

Sabtu, Januari 19, 2013

DAFTAR KEBAIKAN
*catatan inspiratif


Suatu hari seorang guru meminta kepada para muridnya untuk membuat daftar semua nama murid di kelas itu pada dua lembar kertas, dan memberikan tempat kosong di setiap nama. Kemudian ia meminta mereka untuk memikirkan hal yang terbaik mengenai teman mereka tsb dan menuliskan nya.

Tugas itu ternyata menyita sisa waktu pelajaran untuk diselesaikan, dan ketika para murid meninggalkan kelas, setiap orang menyerahkan hasilnya.

Sabtu itu, sang guru menuliskan nama dari setiap murid di kertas yang terpisah, lalu membuat daftar apa yang telah dikatakan oleh murid yang lain mengenai hal terbaik tentang murid itu.

Dan pada hari Senin, ia memberikan setiap murid daftar kebaikan dan kelebihan masing-masing dari mereka dimata teman-temanya. Tidak lama kemudian, seluruh kelas mulai tersenyum.

“Sungguh?” ia mendengar suara bisik-bisik. “Aku tidak tahu bahwa aku berarti untuk orang lain!” dan, “Aku tidak tahu kalau yang lain sangat menyukaiku.” Begitulah komentar yang didengar oleh sang guru.

Hari-hari berikutnya, tidak ada orang yang menyinggung daftar itu lagi di dalam kelas. Ia tidak pernah tahu apakah para murid membicarakannya di luar kelas atau kepada para orang tua mereka, tetapi tidak masalah. Latihan itu telah sampai tujuannya. Para murid sangat bahagia dengan komentar itu dan saling menyukai satu sama lainnya.

Beberapa tahun kemudian, salah seorang dari murid itu tewas terbunuh di VietNam dan gurunya menghadiri pemakaman murid itu. Ia tidak pernah melihat seorang tentara di dalam peti jenazah militer sebelumnya. Muridnya itu terlihat sangat tampan, sangat dewasa.

Sabtu, April 07, 2012

Ta’shil wa tathwir




Oleh: KH. Hilmi Aminudin


Ta’shil Wa Tathwir

Oleh: KH. Hilmi Aminudin


Membicarakan asholah (orisinalitas) dakwah kita sebenarnya adalah sama dengan membicarakan asholah islamiyah, yang tidak memiliki mabadi’ kecuali mabadi imaniyah dan fikriyah yang bersumber dari Al-Quran. Asholah dakwah Islamiyah itulah yang dipakai asholah dakwah kita. Dia tidak mempunyai mabadi’- baik aqidiyah, fikriyah, atau minhajiyah-kecuali yang berlindung pada Al-qur’an dan As-sunnah.


Tapi betapapun luasnya pembahasan tentang asholah yang merupakan bagian kita untuk menyegarkan diri, salah satu keistimewaan dakwah kita, selain ruang lingkup yang tercakup dalam syumuliyah dan takamuliyah, juga keterpaduan perjuangan, tatanan, sistem yang kita anut sesuai dengan intergralitas dan keterpaduan ajaran Islam itu sendiri.


Selain itu, masalah syumuliyah dan takamuliyah itu lebih kepada pendekatan prinsipil. Ada hal lain yang bisa dilihat dari pendekatan operasional, yaitu kemampuan dakwah kita mewarisi nilai-nilai Islam dan nilai-nilai dakwah dari para Rasul dan anbiya, para sahabat Rodhiyallahi anhum dan juga para salafus shalihin. Bentuknya adalah kemampuan tawazun dalam melakukan langkah-langkah yang mutawazinah bainal khutuwat tathwiriyah (seimbang antara langkah-langkah orisinalitas dan langkah-langkah pengembangan). Ini salah satu tamayuz (keunggulan), yang sebetulnya merupakan tamayuz islami yang banyak diabaikan oleh gerakan-gerakan dakwah lain. Meskipun begitu, kita respek terhadap mereka, mengakui eksistensi perjuangan mereka sekaligus mengakui eksistensi perjuangan mereka sekaligus mengakui keikhlasan dan pengorbanan mereka di dalam berjuang. Tapi titik qudratu da’wah (kemampuan dakwah) dalam melangkah baina ta’shil wa thatwir di zaman modern ini menjadi tamayuz islami yang benar-benar kita upayakan untuk kita laksanakan secara konsisten.

Sabtu, Juli 23, 2011

New Serial Cinta


Seperti angin membadai.. kau tak melihatnya, tapi merasakannya. Begitulah cinta, ia ditakdirkan menjadi kata tanpa benda. Seperti banjir menderas, kau tak kuasa mencegahnya dan hanya bisa ternganga saat ia menjamah seluruh permukaan bumi. Demikianlah cinta.

Cinta ditakdirkan menjadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar. Tak terlihat, hanya terasa. Tapi dahsyat.

Cinta seperti api yang menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Hanya bisa menari saat ia mengunggun. Seperti itulah cinta..