"Islamic Quotes"

Tampilkan postingan dengan label akhwat note. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhwat note. Tampilkan semua postingan

Senin, April 08, 2013

Kau Ini Bagaimana?? dulu katamu....


Kau ini bagaimana?
Sebelum ta’aruf kau minta carikan TRK ... katamu kau ingin bergabung bersama barisanku...
Akhirnya ... setelah kutemukan dengan susah payah kau hanya sesekali mendatanginya...
Beribu alasan kau paparkan agar kutahu bahwa kau berniat tulus....


Kau ini bagaimana?
Ketika ta’aruf kau bilang oke aja dan tak kan melarang serta mendukung aktivitas TRK ku...
Tapi ketika lima bulan berjalan pernikahan kau mulai ogah-ogahan mengantarku...
Bahkan jelang kelahiran anak kita kau makin gencar memaparkan alasan agar tak mengantarku ke majelis ilmu itu...
Dan ketika aku sudah melahirkan dan kondisiku sudah berat karena mengurus anak kita,,, kau mulai tak mau mengantarku...
Dan akhirnya kau melarangku untuk ikut TRK...
Itu ultimatummu...



Sabtu, Juli 30, 2011

Menangkap Makna


 


Menangkap Makna

Bulan Juli sudah hampir berakhir. Jika beberapa bulan lalu, Allah memberikanku nasehat tentang kematian. Maka bulan Juli ini saya mencoba menangkap nasehat apa yang Allah berikan kepadaku. Bulan Juli adalah bulan menangkap makna. Ada pembelajaran luar biasa yang Allah ajarkan kepada saya.

Pembelajaran ini diberikan lewat dua orang teman saya. Satunya ikhwan dan satunya akhwat. Ini tentang kemampuan mengambil keputusan. Dan ini tentang kekuatan sebuah pilihan. Dan hari ini, hari terakhir di bulan Juli saya berniat menuliskannya di blog saya.

Heeem...
Betul sekali sebuah kalimat; kita butuh waktu seumur hidup untuk mengenal seseorang, dan begitulah yang saya alami. Saya mencoba mengenali kedua teman saya ini:

Selasa, Juni 14, 2011

REKONSTRUKSI KEBIASAAN *episode RAJAB 1432H


sesuci fitrah anak kecil
Rajab 1432 H....
Rajab kali ini benar-benar terasa berbeda. Sebelum memasuki Rajab sudah ditegur oleh Allah beberapa kali. Membuatku benar-bernar berkaca diri. Mematut pada cermin belajar.

Sabtu, Juni 11, 2011

Menghafal Surat Cinta


Surat cinta...
Heeem.. kedengarannya asyik dan menarik ya??. Apalagi bagi anak-anak muda yang katanya sedang di landa cinta.. Gak tahu juga ini apakah itu benaran cinta ato hanya hawa nafsu yang dianggap cinta.. Yang pasti bagi mereka yang sedang jatuh cinta pastilah ketika mendapatkan surat cinta berbunga-bunga  hatinya dan bakalan berjingkrak-jingkrak. Mendapatkan sms cinta aja hatinya sudah berbunga-bunga... apa lagi jika yang didapat adalah sebuah surat cinta..

Episode RAJAB 1432 H (HARi memalukan se-dunia)

Hari ini  sabtu tanggal 4 Juni 2011 merupakan hari memalukan bagi saya. Hari ini hujan turun dengan lebat sekali dari siang sampe sore menjelang maghrib. Karena hujan... saya putuskan untuk mengistirahatkan tubuh saya sambil buka Facebook. Saya suka hujan, cukup banyak alasan yang bisa saya paparkan kenapa saya menyukai hujan salah satunya karena hujan itu penuh dengan rahmat Allah. Karena dengan hujan bumi yang tadinya mati bisa hidup kembali. Suasana kesegaran selalu muncul setelah hujan datang.. segar dan tenang... 

Rabu, Juni 01, 2011

PERNIKAHAN BEDA HARAKAH (bagian 1)


PERNIKAHAN BEDA HARAKAH (bagian 1)


Audzubillahiminasyaithanirrazhim...
Bismillahirahmanirahim...


Tema ini sudah lama ingin saya tulis, tapi belum punya waktu dan kefokusan untuk menuliskannya. Tulisan tentang tema ini semakin ingin saya buat ketika beberapa minggu yang lalu ketika saya beri’tiqaf di Masjid Mujahidin, sebuah masjid besar di Kota saya, ada seorang akhwat meminta waktu kepada saya untuk berdialog atau curhat. Ada persoalan yang ingin dia kupas bersama saya. Kenapa saya? Itu pertanyaan di benak saya. Kata dia, bagi dia saya adalah Murabbi kedua baginya.
“o.. begitu”,  ujar saya. Dan langsung saya tembak, “anti dilamar ya?”












Sabtu, Mei 28, 2011

“em, diam sajalah...”


“em, diam sajalah...”

Kubaca kalimat tersebut lagi.. dan lagi. Aku yang sejak pertama sudah menguat-nguatkan hati untuk berkomentar yang sebenarnya kuakui sangat malas untuk kulakukan merasa dijatuhkan dari gedung lantai 100.

Kata itu begitu menusuk. Sederhana,,, tapi ia menusuk dalam. Hingga kini. Perasaan tidak tenang yang hinggap sejak awal berkomentar semakin menjadi-jadi. Tak karuan. Ada titik yang hampir jatuh. Tapi tetap kukuat-kuatkan. Kali ini saja fikirku, ingin kulawan hujatan itu. Ingin kutegur hingga jera. Agar tak lagi berulah yang sama.
Hufff ... begitu berat rasanya, seperti ada sebongkah besi yang seberat 100 kg di dadaku.

Rabu, Mei 25, 2011

Perdebatan Menghadirkan Kesombongan




After debat
Entah kenapa perdebatan tak pernah membuatku merasa tenang. Beda jika itu sebuah dialog yang dimulai dengan hati yang bersih dan murni karena kecintaan kepada Allah dan saudaranya. Bagaimanapun perbedaan pendapat dalam dialog maka akan selalu ada titik temu disana. Karena ia berangkat dari hal yang benar, yaitu bahwa apa yang saya fikirkan, ketahui, pahami dan rasakan belum tentu benar, dan bisa jadi apa yang orang lain fikirkan, ketahui, pahami dan rasakan bisa jadi benar. Ini yang mesti menjadi awal fikiran, perasaan dan tingkah kita. Bisa jadi orang lain benar.

Minggu, Mei 22, 2011

Hanya bisa kuadukan Pada-Mu…



 
Audzubillahiminasyaithanirazhim
Bismillahirahmanirahiiim…

Rabbi…
Hamba hanya bisa mengadu kepada-Mu….

Ya Allah….
Engkau yang Maha Mengetahui isi hati hamba-hamba-Mu
Sungguh tak ada lain di hati kami
Hanya ada Engkau seorang
Sungguh tak ada lain dari tujuan kami
Hanya ingin mengharap ridho-Mu

Ustadzah Yoyoh : Dimanakah posisiku?

Kenangan sms Ustadzah Yoyoh kepada Seorang Akhwat beberapa hari yang lalu:
“Ya Rabb, aku sedang memikirkan posisiku kelak di akhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita khodijah al kubro yang berjuang dengan harta dan jiwanya? Atau dengan hafshah binti Abu Bakar yang di bela oleh Alah saat akan dicerai karena showwamah dan qowwamahnya? Atau dengan Aisyah yang telah hafal 3500an hadist, sedang aku…
Ehm.. 500 juga belum… atau dengan ummu sulaim yang shobirah atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dari jihad… atau dengan siapa ya..??
Ya Allah… tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliah mereka… sehingga aku layak bertemu mereka bahkan bisa berbincang dengan mereka di taman firdaus-Mu…” (Ustadzah Yoyoh Yusroh)
****


Selasa, Januari 18, 2011

Hujan & Merapi




Merapi merupakan salah satu tujuan utama saya. Melihat berita di televisi tanpa menyaksikan secara langsung dampak dari letusan rasanya ada yang kurang.

4 January 2011
Seharian ini memang diniatkan untuk berkeliling kota jogja. Dari A-Z nya jogja mesti di lihat dan dikunjungi. Pertama-tama adalah kampus-kampusnya, terus toko buku, terus warung bakso, terus Malioboro, terus Masjid Agung yang ada di Jogja, terus ke Merapi, terus candi Borobudur.
Ugh… banyak banget yak..!!
Hehehehe…