Kau ini
bagaimana?
Sebelum ta’aruf
kau minta carikan TRK ... katamu kau ingin bergabung bersama barisanku...
Akhirnya ...
setelah kutemukan dengan susah payah kau hanya sesekali mendatanginya...
Beribu alasan
kau paparkan agar kutahu bahwa kau berniat tulus....
Kau ini
bagaimana?
Ketika ta’aruf
kau bilang oke aja dan tak kan melarang serta mendukung aktivitas TRK ku...
Tapi ketika
lima bulan berjalan pernikahan kau mulai ogah-ogahan mengantarku...
Bahkan jelang
kelahiran anak kita kau makin gencar memaparkan alasan agar tak mengantarku ke
majelis ilmu itu...
Dan ketika
aku sudah melahirkan dan kondisiku sudah berat karena mengurus anak kita,,, kau
mulai tak mau mengantarku...
Dan akhirnya
kau melarangku untuk ikut TRK...
Itu ultimatummu...







